Learning Community

Jari Manis vs Kesuksesan

Posted on: 7 Juli 2009

“Pak, gimana caranya supaya berani memulai bisnis?”, Dipancing oleh pertanyaan itu, saya langsung teringat dengan “ilmu” yang baru saya dapatkan beberapa waktu lalu.
“Coba, adik-adik semua lihat jari tangan masing-masing”, pinta saya. “Perhatikan, apakah jari manis anda lebih panjang atau lebih pendek daripada jari telunjuk. Kalau lebih panjang, anda bakal sukses. Jari manis yang lebih panjang menandakan keberanian pemiliknya untuk bertindak dan mengambil risiko.”

“Bagi anda yang jari manisnya lebih pendek, jangan kecewa. Bertemanlah dengan yang jari manisnya lebih panjang”, lanjut saya.
Tanpa sengaja saya menonton tayangan BBC Knowledge yang menjelaskan fenomena ini secara ilmiah. Ternyata, panjangnya jari manis dipengaruhi oleh hormon testosteron. Orang yang jari manisnya lebih panjang daripada jari telunjuk menandakan hormon testosteronnya berlimpah yang mengakibatkan ia lebih berenergi, lebih berani, lebih agresif. Jantung dan paru-paru mereka juga berfungsi lebih baik dan lebih efisien. Secara alami, laki-laki lebih banyak hormon testosteronnya daripada perempuan (artinya, laki-laki lebih banyak yang sukses dibandingkan perempuan?).

Testosterone atau T adalah hormon-jantan yang diproduksi di beberapa tempat tetapi terutama di testis atau buah zakar.
T menyebabkan sifat laki2 misalnya secara fisik menjadi memiliki penis, buah jakar, jakun, kumis, suara laki2, dst. Selain itu T memberi sifat mental pria antara lain sifat asertif, kompetitisf, sukasaru, nyali lebih besar, agresif, dll. Yang membedakan dengan fisik dan mental betina. Ketika masih dalam rahim janin2 mendapat asupan T dari ibunya. Ada yang mendapat cukup, kurang atau banyak sehingga terlahir normal, ada yang kurang ada pula yang terlahir mendapat T banyak.

Mereka yang terlahir mendapatkan T banyak akan tampil berbeda dengan yang mendapat T normal atau kurang. Yang terlahir dengan T-tinggi ada yang tampil dengan rahang kotak, leher beton dan alis njenggureng
Menurut teori semasa dirahim janin2 mendapat asupan T dan Estrogen dari ibunya. Yang mendapat T banyak akan memiliki jari manis jauh lebih panjang dari telunjuk = jamapa = jari manis panjang. Ketika lahir muncul tanda2 sekunder yaitu alis njenggureng, rahang kotak, leher beton, dan badan gempal. Tetapi tidak selalu demikian. Ada yang terlahir seperti lazimnya pria dengan jamapa tetapi tidak memiliki tanda sekunder.

Di dalam film dokumenter itu, seorang peneliti mempertaruhkan teorinya dengan memilih pemenang lomba lari sebelum mereka bertanding. Ia hanya memilih calon pemenang dengan mengukur selisih panjang jari manis terhadap jari telunjuk. Ia memilih yang selisihnya paling besar. Dan benar, pilihannya tepat. Pelari yang dipilihnya menang. Menarik ya….
Dalam kesempatan lain, seorang perempuan tomboy yang juga atlit lari ingin menjadi laki-laki sepenuhnya. Ia meminta dokter menyuntikkan hormon testosteron ke dalam tubuhnya sampai 10 kali lipat yang dimilikinya saat itu. Akibatnya, perlahan tubuhnya semakin tegap, mulai tumbuh bulu-bulu dan kecepatan larinya pun meningkat drastis.

Aha, saya telah menemukan penjelasan ilmiah dari teori jari manis ini. Jadi, tidak ada hubungannya dengan klenik sama sekali.

Sekarang, kalau saya ditanya lagi bagaimana caranya supaya sukses, bagaimana caranya supaya berani, akan saya meminta penanya itu untuk mengecek jari manisnya. Tapi sekali lagi, kalau jari manis anda tidak panjang, carilah teman yang memiliki itu. Seorang penakut berkawan dengan orang berani akan ketularan beraninya. Tentunya, ada faktor lingkungan juga yang mempengaruhi, seperti kata Malcolm Gladwell di buku The Outliers.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

About me

Nama saya Andi

Disini kepengin share pengetahuan dan pengalaman. Jika kita tidak bisa memajukan Indonesia lewat pembangunan fisik maka marilah kita majukan Indonesia dengan pengetahuan sebagai bekal untuk generasi penerus.



Blog Stats

  • 211,472 hits
%d blogger menyukai ini: