Learning Community

INTEGRATED SYSTEM, Bagaimana melakukannya ?

Posted on: 30 Januari 2009

Sebuah system yang terintegrasi merupakan dambaan setiap pengembang dan penyedia layanan teknologi informasi karena hal ini akan mempermudah dan meningkatkan keakuratan data, karena masalah duplikasi data tidak akan terjadi. Berbeda dengan system yang stand alone maka masing masing server akan berdiri sendiri dimana keakuratan data akan sangat kurang dan duplikasi data juga sangat mudah terjadi.

Bagaimana kita melakukan integrasi, dari system stand alone ke system yang terintegrasi ? Banyak paradigma yang menurut saya salah adalah banyak orang membanyangkan kalau system yang terintegrasi berarti hanya butuh satu server dan tempatnya harus tercenter. Sistem yang terintegrasi tidak harus tercenter tetapi ada koneksivitas akses.

Berapa strategi yang dapat dilakukan dalam melakukan integrasi system adalah :

  1. Dengan membangun infrastruktur yang terhubung kesemua lini layanan sehingga dapat online

Cara ini dilakukan apabila tidak ada kendala dalam hal jaringan. Cara ini adalah yang paling ideal karena semua layanan akan terhubung dan akan mengakses server yang sama, sehingga update maupun penambahan data dapat terjadi secara real time. Ini merupakan model ideal walaupun pada kenyataanya membutuhkan dana yang lumayan besar, tetapi hal ini dapat dilakukan secara bertahap.

  1. Dengan menggunakan SMS dalam melakukan verifikasi data

Cara ini dilakukan apabila masih ada kendala infrastruktur. Maka server client akan mengakses data untuk verifikasi dengan menggunakan layanan SMS ke server induk dan sebaliknya. Cara ini masih sangat jarang digunakan, dan sebearnya termasuk cara yang cukup murah. Mungkin cara ini dapat menjadi sebuah pertimbangan.

  1. Menggunakan media penyimpanan dalam melakukan transfer data

Cara yang ketiga ini banyak dilakukan untuk system yang offline dimana infrastruktur jaringan tidak mendukung. Cara ini banyak kelemahannya tetapi sudah cukup baik untuk melakukan updating server induk. Masing-masing server client akan mengirimkan data via flashdisk ke server induk, sehingga dibutuhkan sinkronisasi antara server induk dan server client.

Bagaimana dengan pengembangan IT di tempat Anda sudahkan memikirkan untuk melakukan integrasi system ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

About me

Nama saya Andi

Disini kepengin share pengetahuan dan pengalaman. Jika kita tidak bisa memajukan Indonesia lewat pembangunan fisik maka marilah kita majukan Indonesia dengan pengetahuan sebagai bekal untuk generasi penerus.



Blog Stats

  • 211,472 hits
%d blogger menyukai ini: