Learning Community

Dari Sudut Kota

Posted on: 11 Agustus 2008

Yah …. hari itu memang sangat cerah, lalu lalang kendaraan silih berganti seakan tidak akan ada habisnya. Disebuah sudut bangunan diantara tembok dan jalan kota tampak seorang nenek dengan balutan kain jarit dan lusuhnya kebaya. Tampak rambutnya telah memutih dan kulitnya telah keriput, badannya agak bungkuk. Sambil duduk menunggu pembeli sesekali menengok ke kanan dan kekiri, tampak matanya lesu, mungkin dalam hati dia berkata “apakah hari ini akan mendapatkan uang untuk makan esok hari”.

Yang membuat saya kagum adalah tekadnya yang pantang menyerah …. dalam benaknya tidak terpikir untuk mengemis dijalanan atau meminta-minta dari rumah kerumah tetapi dia ingin mendapatkan riski dari usahanya sendiri.

Dagangan yang dijual memang tidak seberapa, hanya kacang godog, pisang godog. Pengemasanpun tidak menarik hanya dengan tikar seadanya yang digelar di pinggir jalan. Tetapi semangat untuk berusaha patut dicontoh walaupun umur sudah tua namun tidak menghalangi semangatnya untuk mencari rizki yang halal.

Suatu ketika sepulang saya dari masjid, melewati seberang jalan yang biasa nenek tua itu gunakan untuk berjualan, hati saya terkagum-kagum “subhanallah” ternyata walaupun sudah tua dan hidupnya pas-pasan si nenek tidak pernah lupa kepada sang kholik yang telah memberinya kehidupan dan rizki, yang telah mengkaruniani nikmat yang berlimpah yang manusia manapun tidak akan mampu menghitungnya. Berbalut mukena sang nenek sedang melaksanakan solat di pinggir jalan disebelah dagangannya “Subhanallah” Dianatara hiruk pikuk dan lalu lalang kendaraan hambamu bermunajat. Ini adalah sebuah pemandangan yang tidak akan terlupakan.

Jam pun beranjak semakin malam tampak ada mobil berhenti didepan dagangannya sang nenek, bukan mau membeli dagangannya tetapi ingin memberikan sedikit limpahan rizki dari yang kaya ke yang miskin. Saat diberi betapa bahagianya raut wajah sang nenek, betapa bersyukurnya dan sambil mendoakan yang memberi sembari terharu.

Memang rizki kadang datang dari jalan yang mana aja dan kadang sulit untuk ditebak. Manusia hanya berusaha hasilnya Allah yang menentukan.

Hidup adalah sebuah perjuangan jadi jangan pernah menyerah, jangan pernah berputus asa. Seperti nenek diatas yang tidak pernah menyerah untuk berusaha, walaupun fisiknya sudah susah untuk digerakkan, walaupun matanya sudah tidak awas lagi ….

Semoga cerita ini bermanfaat untuk lebih membangun jiwa dan motivasi ….

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

About me

Nama saya Andi

Disini kepengin share pengetahuan dan pengalaman. Jika kita tidak bisa memajukan Indonesia lewat pembangunan fisik maka marilah kita majukan Indonesia dengan pengetahuan sebagai bekal untuk generasi penerus.



Blog Stats

  • 211,472 hits
%d blogger menyukai ini: