Learning Community

Fenomena e-Learning

Posted on: 7 Mei 2008

Penggunaan e-learning atau cyber class suddah mulai terasaa manfaatnya. Sudah banyak perguruan tinggi di Indonesia yang menyediakan layanan ini. Seiring dengan perkemangan teknologi, dimana aakses internet sudaah semakin mudah, hotspot suddah tersedia di seputar kampus, maka hal ini akan mendorong berkembangnya layanan-layanan yang berbasis web atau online. Bahkan perguruan tinggi yang tidak pengembangkan layanan online dianggap gaptek dan tidak mengikuti teknologi. Fenomena ini telah mengubah iklim belajar mengajar di perguruan tinggi di Indonesia.

Jika dahulu kita tidak bisa membanyangkan bagaimana kuliah jarak jauh, sekarang dengan berkembangnya e-learning tidak menutup kemungkinan untuk belajar jarak jauh, sejauh masih bisa melakukan akses internet. Karena semua materi dan tugas-tugas telah tersedia di e-learning ini. Dengan layanan ini akan menghilangkan sekat antar daerah dan Negara di dunia.

Melihat peluang ini, perguruan tinggipun semakin berlomba-lomba untuk jadi yang terdepan dalam layanan ini. Mereka mulai menambah berbagai macam fitur untuk lebih menghidupkan e-learning ini, diantaranya misalkan fasilitas podcast, video streaming, virtual laboratory, virtual library, dan aplikasi lainnya. Melihat manfaatnya yang besar kedepan maka layanan ini bias jadi menjadi core utama perguruan tinggi dan sebagai baranding yang dapat mengangkat citra dan image perguruan tinggi di masyarakat sebagai kampus cyber.

Apa yang pernah kita ayangkan dahulu, “kuliah bisa sambil duduk santai dan menikmati secangkir kopi”, sekarang menjadi kenyataan. Bahkan kita dapat kuliah sambil kerja. Jika layanan ini dapat berkembang dengan baik dan didukung oleh kebijakan dari pemerintah, maka bukan hal yang mustahil jika sebuah kampus tidak memiliki gedung aatau hanya membutuhkan gedung yang kecil untuk melakukan aktifitas belajar, karena semuanya telah dialihkan ke dunia maya. Dunia yang masih belum tahu batasannya dan dunia yang masih harus dikembangkan dan diciptakan.

Bahkan jika kemajuan internet sudah mencapai tahap yang sangat baik, boleh jadi kantorpun tidak membutuhkan gedung yang besar walaupun jumlah karyawannya banyak, karena semua aktifitas kantor telah dialihkan ke dunia maya. Untuk mengerjakan pekerjaan kantor bias dari rumah masing-masing tinggal terhubung dengan internet mereka dapat berinteraksi dengan sesama rekan dan kolega. Untuk mengadakan meeting dapat menggunakan fasilitas video konferen. Sungguh sebuah hal yang sulit dibayangkan jika hal ini terjadi.

Bahkan dalam perkembangannya tidak hanya perguruan tinggi yang mengemangkan layanan e-learning, perusahaan-pun sudah mulai pengembangkan karena dengan layanan ini akan menghemat banyak waktu dan biaya untuk melakukan training dan transfer knowledge ke semua karyawannya. Bayangkan dengan layanan ini semua karyawan akan erkembang ilmunya setiap hari dan hal ini akan semakin meningkatkan inovasi dan kinerja di perusahaan.

Tetapi memang perlu waktu yang panjang untuk mencapai sebuah cita-cita. Untuk memanfaatkan layanan e-learning dibutuhkan sebuah komitmen dan kerja keras yang tidak mudah, sebab tidak semua orang terbiasa dengan komputer apalagi internet. Tetapi iklim kearah situ sudah mulai terbentuk. Hal ini menjadi seuah sinyal yang positif yang patut kita dukung.

Bagaimana dengan institusi Anda sudahkah memikirkan kearah situ ? ingatlah ke depan siapa yang tidak menguasai informasi maka akan kalah. 

2 Tanggapan to "Fenomena e-Learning"

salut buat tulisannya.

Sukses buat E-learning semoga bisa di manfaatkan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

About me

Nama saya Andi

Disini kepengin share pengetahuan dan pengalaman. Jika kita tidak bisa memajukan Indonesia lewat pembangunan fisik maka marilah kita majukan Indonesia dengan pengetahuan sebagai bekal untuk generasi penerus.



Blog Stats

  • 211,472 hits
%d blogger menyukai ini: