Learning Community

Negeri Di Atas Awan ….

Posted on: 16 April 2008

Semeru – ( 5 – 12 Agustus 2003 )

Pendakian Semeru, Kenangan semanjang masa yang takkan terlupakan. Derap langkah pendaki dan gemuruhnya kawah mahameru menambah semangat dan stamina untuk menggapainya. Yahhhh negeri diatas awan. Bersemayamnya para dewa dan pemandangan yang menakjubkan “Puncak Mahameru” .

Kalimati Bascamp

Berawal dari kumpul – kumpul temen – temen Fistek UGM, tercetus ide untuk melakukan pendakian ke Semeru. Yah … Semeru sebuah kata yang sangat menantang bagi seorang mendaki untuk menundukkannya. Himawan sang komando AVANTE, mengumpulkan teman-teman Fistek UGM yang mau ikut, terkumpul 8 orang yang siap menundukkan Semeru.

Setelah rembug – rembug sepakat untuk berangkat dari Yogya naik kereta ekonomi ke Surabaya. Waktu itu kereta berangkat pukul 11 malam. Semua perlengkapanpun di cek sebelum meninggalkan Yogya tercinta. Setelah di cek ternyata tenda yang kita dapat terlalu berat karena menggunakan kerangka besi dan ukurannya memang besar. Akhirnya diputuskan tenda ditinggal karena tidak ada yang sanggup bawa, takut membebani di jalan.

Untunglah keretanya lumayan longgar jadi bisa tidur sampai Surabaya. Sampai di Surabaya jam 6 pagi. Kita tanya ke bagian informasi jam berapa kereta yang menuju Malang berangkat, ternyata jam 8 kereta baru akan berangkat. Syukur deh kita bisa bersih-bersih dulu dan cari makan.
Kereta dari malang cukup penuh, untung perjalanan dari Surabaya ke Malang cuma 1 jam. setelah sampai di Malang langsung cari angkutan ke desa kaki gunung. Yah ternyata angkutan kesana lumayan susah, akhirnya kita carter colt untuk kesana.

Sampai disana ternyata sudah lumayan rame. habis tempatnya dekat pasar sih hihihihihi … Kita belanja-belanja dulu sembari mengisi perut dan minum setelah lelah seharian. Ternyata orang-orang Malang ramah-ramah, ya iya kan mereka nawarin barang dagangannya … hihihihi …
Kita mampir ke tempat orang yang punya truk. wooow bapaknya ramah banget kita disuguhi minuman kunir asem lhoooo. setelah minum stamina rasanya pulih dan segar kembali. Siang jam 1 kita berangkat ke Bascamp Ranupane naik jip. Asik juga sambil berdiri naik jip melihat pemandangan yang bener-bener indah. Di kanan kiri ada kebun apel. Jadi pengin metik. Jalanan yang berliku-liku sambil sesekali diikuti suara histeris temen-temen karena jalannya yang sempit dan banyak jurang di kanan kiri. Bener-bener pemandangan yang sulit dilukiskan dengan kata-kata. Gunung Bromopun terlihat, hamparan pasir dan padang rumput menghiasi disepanjang jalan. Selama kurang lebih 3 jam akhirnya nyampe juga di Ranupane, Bascamp pendakian Semeru.

Ranupane sungguh indah, dengan danau, dan keramahan penduduknya, membuat para pendaki jadi betah. Yukkkk …. Kita bersih – bersih dulu, cetus sang komando Himawan, ok dehhhh ….. setelah menemukan deretan kamar mandi, kita bergegas masuk ke dalam … alamakkkk duingin banget airnya ….. sungguh seperti di kutub saja. Setelah itu kita berombongan jalan – jalan sambil melihat lihat pemandangan sekitar buat cari background buat foto (maklum selebritis gunung .. hihihihi). Setelah buas kita langsung menuju posko untuk meminta ijin mendaki dan mendengarkan petuah bijak sang guru kunci.

Kita pun berangkat dengan semangat mengebu-ngebu karena pemandangan indah dan tantangan di depan sudah menunggu. dengan langkah pasti kitapun melangkah menapaki jalan setapak yang kanan kirinya banyak tanaman sawi. dalam hati ‘wuihhh indah bener’. setelah agak jauh kita mulailah penelusuran jalan lewat hutan. Banyak semak – semak di kanan kiri, karena itu harus hati-hati. perjalanan cukup melelahkan dimulai pukul 4 sore dan akhirnya kita sampai di bascamp pertama pendakian Gunung Semeru di danau Ranukumbolo. Sampai disana pukul 9 malam. Langsung saja kita masuk ke Bascamp yang ada warungnya. wuihhhh udara dingin menusuk sampai ketulang. Temen-temen berebut untuk menghangatkan diri di perapian yang ada di warung tersebut. Enak sekali saat panas api menyentuh dengan lembut kulit kita ….. Sambil menunggu gorengan matang, kitapun ngadain rapat buat pendakian berikutnya. dibutuskan besok siang kita baru akan berangkat, jadi menginap di Ranukumbolo. Gorengan dah matang, temen-temenpun berebut untuk mengambilnya. Tanpa merasa kepanasan mereka melahap dengan santainya dan sambil bersendau gurau (kayak di sulap-sulap hihhihiihi ….).

Pagi telah tiba setelah solat shubuh kamipun cari kehangatan dekat perapian maklum suhunya dibawah 0 derajat. waktu sudah pakai rangkap 3 itupun masih belum bisa mengusir dinginnya udara Ranukumbolo. Wuiiihhhh serasa mau beku aja. Setelah matahari agak naik barulah kita menikmati danau Ranukumbolo. Sambil melihat-lihat keindahan sekitar dan tak lupa mengambil foto bersama untuk kenang kenangan.

Setelah tengah hari kamipun melanjutkan perjalanan menuju pos 2 Kalimati. Jalan mendaki dari Ranukumbolo ke atas biasa orang-orang menyebutnya sebagai tanjakan cinta. Kono katanya jika kamu bisa menanjak tanpa berhenti sampai ke jalan datar akan menemukan cinta sejati. Ga tau bener apa ga … tapi banyak juga teman-teman yang penasaran dan mempraktekkan hal itu. Setelah dari tanjakan cinta terdapat padang ilalang yang luas. Memasuki hutan sungguh menyengangkan banyak sekali pohon-pohon yang terbakar disana-sini banyak terdapat titik api, waktu itu memang sedang musim kemarau.

Sampai di Kalimati jam 3 sore. Setelah istirahat sebentar tiga orang mencari air disumber air dekat Bascamp Kalimati. Sambil membawa kaleng bekas untuk menandai jalan agar nanti pas pulang tidak tersesat. Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga aja. Setelah mengisi air kamipun kembali ke Bascamp sambil dijalan mencari bunga Edelwise (bunga abadi). Di Semeru bunganya berwarna kuning.

Setelah itu kita istirahat dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan perjalanan nanti malam menuju puncak Mahameru yang sudah terlihat di depan mata, woooww susah bener trak ke puncak (pikirku dalam hati). Kira – kira jam 9 malam kita mulai berangkat menuju Arcopodo. Malam itu begitu cerah, bintang bintang bertebaran di angkasa. Sesekali teman-teman menghitung berapa bintang jatuh. (Make a wish). Ada teman saya Irfan penasaran bener dengan bintang jatuh, masalahnya dia belum pernah melihat bintang jatuh sepanjang perjalanan ke puncak.

Jam 11 malam kita nyampe di Arcopodo. Istirahat sebentar disana sambil melihat-lihat sekitar. betapa terkagetnya teman-teman ternyata di Arcopodo banyak sekali Nisan-nisan pendaki yang telah meninggal, dari yang sudah ditemukan sampai yang belum ditemukan. Kami semua berusaha untuk menenangkan hati dan tidur sebentar, walaupun cuma berselimut mantel dan beratap langit.

Jam 1 malam, kita semua melanjutkan pendakian. Jalur yang dilalui berupa padang pasir yang menanjak kira kira kemiringannya hampir 70-80 derajat. Tidak ada vegetasi disitu yang ada pasir dan jurang dikanan kiri. Sungguh pemandangan yang mengerikan. Sambil berhati-hati kita tetap menikmati pemandangan sekitar. Pagipun menjelang teman-teman berhenti sebentar untuk melihat Sunrise. Dengan bekal seadanya kita naik ke puncak Mahameru. Tepat jam 7.30 sudah ada teman yang sampai puncak. Sambil menunggu rombongan yang lain kita cepret cepret dulu. Di puncak Mahameru setiap 15 menit terdengar letupan gunung. Asap jamurpun membumbung tinggi keangkasa, seperti Bom Atom meledak. Sungguh pemandangan yang menakjubkan. Saat mau meletup terdengar suara gemuruh yang mengetarkan bumi. Sempat ngeri juga sih. Tepat jam 8.30 semua nyampe puncak Mahameru. Dan sekitar jam 8.40 kita turun karena awan beracun telah keluar dan asap yang keluar tambah besar. Karena biasanya awan beracun mulai keluar jam 9.00 jadi kalau mau memuncak sebelum jam 9.00.

Acara turun sungguh mengasikkan seperti meluncur saja. Akhirnya acara menundukkan Semeru sukses dan semua selamat sampai ke Yogya. Sebuah petualangan panjang yang menyenangkan dan bisa belajar dari alam. Bagi teman-teman yang pengin mendaki ke Semeru, pesan saya hati-hati, siapkan fisik dan siapkan alat-alatnya dengan matang.

3 Tanggapan to "Negeri Di Atas Awan …."

mas, kita dari mahasiswa bandung nih. Rencananya mau pendakian di bulan juni ini ke semeru. Kalo tentang ijin ngurusnya dimana ya mas, trus rute yang mas tempuh dari mana?

jawaban

Kalo mau ngurus ijinnya kamu tinggal hubungi kantor pengamatan gunung semeru, ada kantor tersendiri dan nanti setelah dapat ijin saat mendaki harus lapor kembali dan membawa fotokopi kartu pengenal semua anggota pendakian. Saya naik lewat malang. Atau biar mempermudah coba kamu hubungi MAPALA di malang (Unibraw or yang lainnya) untuk menanyakan dan membantu perijinan.

Selamat mendaki

Mas, saya juga sangat tertarik membaca artikel ini. Yang mau saya tanyakan berapa hari total waktu yang dibutuhkan untuk mendaki sampai pulang, misalnya saya berangkat dari Jogja.

Jawaban

Kira-kira dari jogja sampai ke jogja lagi 5 hari, itu kalo lancar dan tidak ada halangan, mba hana kan sering kena halangan jadi mungkin lebih lama lagi tuh🙂

tolong ,apa aja kira2 persiapannya buat ke semeru berhubung kita cewek smw?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

About me

Nama saya Andi

Disini kepengin share pengetahuan dan pengalaman. Jika kita tidak bisa memajukan Indonesia lewat pembangunan fisik maka marilah kita majukan Indonesia dengan pengetahuan sebagai bekal untuk generasi penerus.



Blog Stats

  • 211,472 hits
%d blogger menyukai ini: