<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Learning Community</title>
	<atom:link href="http://andyku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://andyku.wordpress.com</link>
	<description>Menggapai Mimpi ............</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Jul 2009 04:48:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d2b8287eb518dc109464a3f531f8c177?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Learning Community</title>
		<link>http://andyku.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Peta Lokasi</title>
		<link>http://andyku.wordpress.com/2009/07/11/peta-lokasi/</link>
		<comments>http://andyku.wordpress.com/2009/07/11/peta-lokasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 04:45:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andyku.wordpress.com/?p=338</guid>
		<description><![CDATA[
Acara    :  Sabtu, 18 Juli 2009 Jam 11.00 WIb
Tempat :  Perum Tegal Asri Jl. Baruna Timur X No. 337 Cilacap
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andyku.wordpress.com&blog=3495008&post=338&subd=andyku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="aligncenter size-medium wp-image-337" title="P1000542" src="http://andyku.files.wordpress.com/2009/07/p1000542.jpg?w=547&#038;h=406" alt="P1000542" width="547" height="406" /></p>
<p>Acara    :  Sabtu, 18 Juli 2009 Jam 11.00 WIb<br />
Tempat :  Perum Tegal Asri Jl. Baruna Timur X No. 337 Cilacap</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andyku.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andyku.wordpress.com/338/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andyku.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andyku.wordpress.com/338/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andyku.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andyku.wordpress.com/338/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andyku.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andyku.wordpress.com/338/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andyku.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andyku.wordpress.com/338/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andyku.wordpress.com&blog=3495008&post=338&subd=andyku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andyku.wordpress.com/2009/07/11/peta-lokasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/131bb95564c2a9034fe7279c5d4209ba?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">andy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andyku.files.wordpress.com/2009/07/p1000542.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">P1000542</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jari Manis vs Kesuksesan</title>
		<link>http://andyku.wordpress.com/2009/07/07/jari-manis-vs-kesuksesan/</link>
		<comments>http://andyku.wordpress.com/2009/07/07/jari-manis-vs-kesuksesan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 07:49:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Jari manis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andyku.wordpress.com/?p=332</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Pak, gimana caranya supaya berani memulai bisnis?&#8221;, Dipancing oleh pertanyaan itu, saya langsung teringat dengan &#8220;ilmu&#8221; yang baru saya dapatkan beberapa waktu lalu.
&#8220;Coba, adik-adik semua lihat jari tangan masing-masing&#8221;, pinta saya. &#8220;Perhatikan, apakah jari manis anda lebih panjang atau lebih pendek daripada jari telunjuk. Kalau lebih panjang, anda bakal sukses. Jari manis yang lebih panjang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andyku.wordpress.com&blog=3495008&post=332&subd=andyku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>&#8220;Pak, gimana caranya supaya berani memulai bisnis?&#8221;, Dipancing oleh pertanyaan itu, saya langsung teringat dengan &#8220;ilmu&#8221; yang baru saya dapatkan beberapa waktu lalu.<br />
&#8220;Coba, adik-adik semua lihat jari tangan masing-masing&#8221;, pinta saya. &#8220;Perhatikan, apakah jari manis anda lebih panjang atau lebih pendek daripada jari telunjuk. Kalau lebih panjang, anda bakal sukses. Jari manis yang lebih panjang menandakan keberanian pemiliknya untuk bertindak dan mengambil risiko.&#8221;<br />
<span id="more-332"></span><br />
&#8220;Bagi anda yang jari manisnya lebih pendek, jangan kecewa. Bertemanlah dengan yang jari manisnya lebih panjang&#8221;, lanjut saya.<br />
Tanpa sengaja saya menonton tayangan BBC Knowledge yang menjelaskan fenomena ini secara ilmiah. Ternyata, panjangnya jari manis dipengaruhi oleh hormon testosteron. Orang yang jari manisnya lebih panjang daripada jari telunjuk menandakan hormon testosteronnya berlimpah yang mengakibatkan ia lebih berenergi, lebih berani, lebih agresif. Jantung dan paru-paru mereka juga berfungsi lebih baik dan lebih efisien. Secara alami, laki-laki lebih banyak hormon testosteronnya daripada perempuan (artinya, laki-laki lebih banyak yang sukses dibandingkan perempuan?).</p>
<p>Testosterone atau T adalah hormon-jantan yang diproduksi di beberapa tempat tetapi terutama di testis atau buah zakar.<br />
T menyebabkan sifat laki2 misalnya secara fisik menjadi memiliki penis, buah jakar, jakun, kumis, suara laki2, dst. Selain itu T memberi sifat mental pria antara lain sifat asertif, kompetitisf, sukasaru, nyali lebih besar, agresif, dll. Yang membedakan dengan fisik dan mental betina. Ketika masih dalam rahim janin2 mendapat asupan T dari ibunya. Ada yang mendapat cukup, kurang atau banyak sehingga terlahir normal, ada yang kurang ada pula yang terlahir mendapat T banyak.</p>
<p>Mereka yang terlahir mendapatkan T banyak akan tampil berbeda dengan yang mendapat T normal atau kurang. Yang terlahir dengan T-tinggi ada yang tampil dengan rahang kotak, leher beton dan alis njenggureng<br />
Menurut teori semasa dirahim janin2 mendapat asupan T dan Estrogen dari ibunya. Yang mendapat T banyak akan memiliki jari manis jauh lebih panjang dari telunjuk = jamapa = jari manis panjang. Ketika lahir muncul tanda2 sekunder yaitu alis njenggureng, rahang kotak, leher beton, dan badan gempal. Tetapi tidak selalu demikian. Ada yang terlahir seperti lazimnya pria dengan jamapa tetapi tidak memiliki tanda sekunder.</p>
<p>Di dalam film dokumenter itu, seorang peneliti mempertaruhkan teorinya dengan memilih pemenang lomba lari sebelum mereka bertanding. Ia hanya memilih calon pemenang dengan mengukur selisih panjang jari manis terhadap jari telunjuk. Ia memilih yang selisihnya paling besar. Dan benar, pilihannya tepat. Pelari yang dipilihnya menang. Menarik ya&#8230;.<br />
Dalam kesempatan lain, seorang perempuan tomboy yang juga atlit lari ingin menjadi laki-laki sepenuhnya. Ia meminta dokter menyuntikkan hormon testosteron ke dalam tubuhnya sampai 10 kali lipat yang dimilikinya saat itu. Akibatnya, perlahan tubuhnya semakin tegap, mulai tumbuh bulu-bulu dan kecepatan larinya pun meningkat drastis.</p>
<p>Aha, saya telah menemukan penjelasan ilmiah dari teori jari manis ini. Jadi, tidak ada hubungannya dengan klenik sama sekali.</p>
<p>Sekarang, kalau saya ditanya lagi bagaimana caranya supaya sukses, bagaimana caranya supaya berani, akan saya meminta penanya itu untuk mengecek jari manisnya. Tapi sekali lagi, kalau jari manis anda tidak panjang, carilah teman yang memiliki itu. Seorang penakut berkawan dengan orang berani akan ketularan beraninya. Tentunya, ada faktor lingkungan juga yang mempengaruhi, seperti kata Malcolm Gladwell di buku The Outliers. </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andyku.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andyku.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andyku.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andyku.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andyku.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andyku.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andyku.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andyku.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andyku.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andyku.wordpress.com/332/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andyku.wordpress.com&blog=3495008&post=332&subd=andyku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andyku.wordpress.com/2009/07/07/jari-manis-vs-kesuksesan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/131bb95564c2a9034fe7279c5d4209ba?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">andy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Sukses MCDonald&#8217;s</title>
		<link>http://andyku.wordpress.com/2009/06/23/kisah-sukses-mcdonalds/</link>
		<comments>http://andyku.wordpress.com/2009/06/23/kisah-sukses-mcdonalds/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 03:36:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[MCDonald]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andyku.wordpress.com/?p=329</guid>
		<description><![CDATA[Inilah kisah sukses restoran siap saji Mc Donald dimulai di tahun 1940 dengan dibukanya sebuah restoran oleh Dick dan Mac McDonald, di San Bernardino, California. Mereka memperkenalkan “Speedee Service System” pada tahun 1948, yang kemudian menjadi pinsip dasar restoran siap-saji moderen. Maskot awal McDonald’s, yang bernama Speede, adalah seorang pria dengan kepala berbentuk hamburger yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andyku.wordpress.com&blog=3495008&post=329&subd=andyku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Inilah kisah sukses restoran siap saji Mc Donald dimulai di tahun 1940 dengan dibukanya sebuah restoran oleh Dick dan Mac McDonald, di San Bernardino, California. Mereka memperkenalkan “Speedee Service System” pada tahun 1948, yang kemudian menjadi pinsip dasar restoran siap-saji moderen. Maskot awal McDonald’s, yang bernama Speede, adalah seorang pria dengan kepala berbentuk hamburger yang menggunakan topi koki. Speede kemudian digantikan oleh Ronald McDonald di tahun 1963.<br />
<span id="more-329"></span><br />
McDonald’s saat ini tidak menjadikan tahun 1940 sebagai tahun kelahiran restoran McDonald’s. Mereka memilih 15 April 1955, ketika Ray Kroc membeli lisensi waralaba McDonald’s dari Dick dan Mac di Des Plaines, Illinois, sebagai hari kelahirannya. Kroc kemudian membeli saham dari McDonald’s bersaudara dan memimpin perusahaan ini melakukan ekspansi ke seluruh dunia. Saham McDonald’s mulai dijual kepada publik tahun 1965.</p>
<p>Sifat agresif yang dimiliki Kroc bertentangan dengan keinginan McDonald bersaudara. Kroc dan McDonald bersaudara bertikai untuk mengontrol bisnis ini, namun akhirnya McDonald bersaudara lah yang pergi meninggalkan perusahaan. Pertikaian ini didokumentasikan baik dalam otobiografi Kroc maupun otobiografi McDonald bersaudara. Situs di mana McDonald bersaudara pertama kali mendirikan restoran kini dijadikan monumen.</p>
<p>Dengan ekspansi agresifnya ke seluruh penjuru dunia, McDonald’s dijadikan sebagai simbol globalisasi dan penyebar gaya hidup orang Amerika.</p>
<p>Pada tahun 1960, terdapat lebih dari 200 saluran McDonald’s di seluruh Amerika, perluasan cepat yang dikobarkan oleh biaya franchise yang rendah. Ray Kroc telah menciptakan salah satu merek yang paling kuat sepanjang masa. Tetapi dia nyaris tidak mendapat keuntungan. Akhirnya, dia memutuskan untuk menggunakan real estate sebagai pendukung keuangan yang menyebabkan McDonald’s menjadi operasi yang menguntungkan. Pada tahun 1956, Kroc mendirikan Franchise Realty Corporation, membeli tanah dan bertindak selaku pemilik restoran bagi pembeli franchise yang penuh minat.</p>
<p>Dengan langkah ini, McDonald’s mulai memperoleh penghasilan yang sesungguhnya, dan perusahaan pun lepas landas. Kroc kemudian memperkenalkan program periklanan nasional untuk mendukung franchise yang tersebar dengan cepat; dan setelah tampak bahwa pertumbuhan di wilayah asal perusahaan ini melambat pada awal tahun 1970-an, dia memulai dorongan yang penuh semangat dan sukses untuk membuat kehadiran global bagi McDonald’s. Sepanjang pertumbuhan perusahaan yang spektakuler, Kroc melakukan akrobat keseimbangan berjalan di atas rentangan tali yang sulit, memberlakukan standar yang keras di seluruh sistem sementara mendorong semangat wirausaha yang menyambut baik gagasan dari semua tingkat. Banyak gagasan ini yang memberikan sumbangan kepada keberhasilan perusahaan yang menakjubkan. Dalam mengumpulkan kekayaan sebesar $500 juta, raja hamburger ini mengubah lansekap budaya bangsa dan menempa sebuah industri yang termasuk di kalangan ekspor Amerika yang terbesar. Keberhasilan McDonald’s yang ditiru secara meluas menawarkan contoh yang baik sekali bagi manajer dan eksekutif zaman sekarang yang berusaha mencari efisiensi produksi yang lebih besar.<br />
Dengan menempatkan hamburger yang bersahaja di atas jalur perakitan, Kroc menunjukkan kepada seluruh dunia bagaimana cara menerapkan pross manajemen yang maju pada usaha yang paling membosankan. Supaya bisa maju dengan cara McDonald’s, perusahaan-perusahaan harus menetapkan prinsip dasar pelayanan yang mereka tawarkan, memecah-mecah pekerjaan menjadi bagian-bagian, dan kemudian terus-menerus merakitnya kembali dan menyempurnakan banyak langkah sampai sistem berjalan tanpa kekangan. Hari ini, perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam antara pizza, pemrosesan klaim asuransi, atau menjual mainan mendapat keuntungan dari jenis sistem yang dipelopori oleh Ray Kroc. Sampai tingkat ketika operasi seperti ini menjaga pengendalian mutu, dan memelihara kepuasan pelanggan, keuntungan akan mengalir.</p>
<p>Sebagai salesman mesin susu kocok, Raymond Kroc secara rutin mengunjungi kliennya. Tetapi ketika salesman berumur lima puluh dua tahun ini pergi dari rumahnya dekat Chicago ke California selatan untuk menemui dua kliennya yang terbesar, hasilnya sama sekali bukan hal rutin. Maurice dan Richard McDonald meninggalkan New Hampshire pada tahun 1930, berusaha mencari peruntungan di Hollywood. Karena tidak bisa mendapatkan hasil besar di Tinseltown, kakak beradik ini akhirnya menjadi pemilik restoran drive-in di San Bernardino, kota kecil berdebu sejauh lima puluh lima mil di sebelah timur Los Angeles. Sementara kebanyakan restoran membeli satu atau dua Prince Castle Multimixer, yang bisa mencampur lima gelas susu kocok sekaligus, McDonald bersaudara membeli delapan buah. Dan Kroc ingin tahu jenis operasi apa yang membutuhkan kemampuan membuat empat puluh gelas susu kocok pada saat saat yang bersamaan. Maka dia pergi ke San Bernardino, dan apa yang dilihatnya di sana mengubah kehidupannya. Kroc berdiri di keteduhan dua gerbang lengkung keemasan restoran yang gemerlapan, yang menerangi langit di senja kala, dan melihat antrian orang-orang yang berkelok-kelok seperti ular di luar restoran yang berbentuk segi delapan. Melalui dinding bangunan yang selurunya terbuat dari kaca, dia memandangi para karyawan pria, yang memakai topi kertas dan seragam putih, sibuk di restoran yang sangat bersih, menyajikan burger dalam piring, kentang goreng dan susu kocok kepada keluarga-keluarga kelas pekerja yang berdatangan naik mobil. “Sesuatu pasti sedang terjadi di sini, saya mengatakan kepada diri sendiri,”</p>
<p>Kroc kemudian menulis dalam otobiografinya, Grinding It Out. “Ini pasti operasi perdagangan paling menakjubkan yang pernah saya lihat.” Tidak seperti begitu banyak operasi pelayanan makanan yang pernah ditemui oleh Krock, tempat ini mendengung seperti mesin yang ditun-up dengan sempurna. Sebagaimana Forbes menyatakannya, “singkatnya, kakak-beradik ini mendatangkan efisiensi kepada bisnis yang cepat.” Mereka menawarkan menu sembilan jenis makanan &#8211; burger, kentang goreng, susu kocok, dan pai &#8211; menyingkirkan tempat duduk, serta menggunakan alat makan kertas dan bukannya kaca atau porselen. Mereka juga merancang jalur perakitan kasaran sehingga mereka bisa melayani pesanan dalam waktu kurang dari enam puluh detik.</p>
<p>Kroc seketika tahu bahwa dia telah melihat masa depan. “Malam itu dalam kamar motel saya, saya berpikir keras tentang apa yang saya lihat siang harinyal. Bayangan restoran McDoland’s yang tersebar di sekitar perempatan jalan di seluruh negara berpawai melalui otak saya.”</p>
<p>Dengan persetujuan di tangan, Kroc mulai memenuhi bayangannya tentang restoran McDonald’s yang meledak dari pantai ke pantai. Dia memulai dengan membangun mata rantai pertama kongsi restoran ini &#8211; sebuah model eksperimewntal di Des Plaines, illinois, di luar kota Chicago, yang bersifatkan harga rendah yang sama, demikian pula menu yang terbatas, dan pelayanan cepat seperti di restoran San Bernardino. Restoran yang dibuka pada tanggal 15 April 1955 ini mencapai penjualan yang terhormat sebesar $366,12 dengan cepat memasukkan keuntungan. Kroc mengawasi restoran ini dengan waspada seperti seorang ibu baru, secara pribadi memimpin kegiatan dapur dan mengorek sisa permen karet dari pelataran parkir dengan pisau raut. Bagi Kroc, meniru satu kedai tunggal kakak-beradik McDonald baru permulaannya. Supaya bisa membangun kongsi restoran, Kroc tahu bahwa dia harus memberlakukan disiplin atas industri restoran yang dikelola secara longgar. Dan itu berarti menyempurnakan prosedur operasi yang distandarkan dalam proses yang bisa ditiru. Empat puluh tahun sebelumnya, Henry Ford sudah menyadari bahwa produksi masal mobil memerlukan perkawinan antara presisi bagian-bagian mobil dan proses perakitan yang efisien. Wawan Kroc adalah menerapkan disiplin yang sama pada pembuatan sandwich.</p>
<p>Dengan menggunakan gagasan bahwa “ada ilmu untuk membuat dan menyajikan hamburger,” Kroc memberikan kepada kepingan daging sapi gilingnya spesifikasi yang tepat &#8211; kandungan lemak: di bawah 19 persen; berat: 1,6 ons: garis tengah: 3,875 inci; bawang: ¼ ons . Kroc bahkan membangun sebuah laboratorium di pinggiran kota Chicago untuk merancang metode pembuatan kentang goreng yang sempurna pada akhir tahun 1950-an. Bukannya sekedar memasok pembeli franchise dengan rumus susu kocok dan eskrim, Kroc ingin menjual kepada mitra barunya satu sistem operasi. Dengan lain perkataan, dia membuat cap satu pelayanan. Dan ini sarana revolusioner yang akan digunakan oleh McDonald’s untuk menciptakan kongsi restoran yang di dalamnya satu restoran di Delaware dan satu restoran di Nevada akan menyajikan burger yang tepat sama ukuran dan mutunya, masing-masing berisi potongan acar yang sama, setiap burger disajikan dalam talam yang serupa bersama kentang goreng yang dimasak dengan lamanya waktu yang sama. Sebagaimana yang diingat oleh Kroc, “Kesempurnaan sulit sekali dicapai, dan kesempurnaanlah yang saya inginkan dalam McDonald’s. Segala hal lainnya sekunder bagi saya.”</p>
<p>Tetapi tuntutan yang serba tepat melayani satu tujuan strategis. “Tujuan kami, tentu saja, adalah memastikan bisnis yang berulang berdasarkan reputasi sistem dan bukannya<br />
mutu satu restoran atau operator tunggal,” kata Kroc. Walaupun franchise McDonald’s bertumbuhan dimana-mana di seluruh daerah di Barat Tengah dan Barat seperti bunga liar setelah hujan musim semi, keberhasilan perusahaan rupanya berumur pendek. Sementara persetujuan asli yang dijalin dengan kakak-beradik McDonalds menyebabkan Kroc menyayangi pembeli franchise yang paling awal, ini juga menyebabkan perusahaan yang baru lahir ini langsung menuju kemungkinan bangkrut. Selama tahun 1960, ketika kongsi restoran ini mengeruk uang $75 juta dalam penjualan, penghasilan McDonald’s hanya $159.000. “Singkatnya, konsep Kroc untuk membangun McDonald’s, John Love. Dan rumah kartu impian Kroc mulai runtuh di bawah bobotnya sendiri. Sementara terbenam dalam utang dan tanpa pertumbuhan keuntungan yang bisa dibayangkan, Kroc menghadapi satu dilema yang klasik. Dia tidak mampu memperluas usaha. Dan dia tidak bisa tetap terapung.</p>
<p>Untunglah, Harry Sonnenborn menemukan pemecahan. Dia berpikir McDonald’s harus mendapatkan uang dengan menyewa atau membeli lokasi yang akan dijadikan kedai dan kemudian menyewakannya kembali kepada pembeli franchise mula-mula dengan peningkatan harga 20 persen, dan kemudian 40 persen. Di bawah rencana ini, McDonald’s akan mencari lokasi yang sesuai dan menandatangani perjanjian sewa dengan bunga yang ditentukan. Strategi real estate pas sekali dengan tujuan penguasaan Kroc yang lebih besar. Bukannya menjual franchise geografis sebagai selubung, yang akan memberikan kepada pemegangnya hak untuk membangun sebanyak-banyaknya atau sesedikit-sedikitnya kedai sekehendak hatinya disuatu kawasan tertentu, Kroc hanya menjual franchise individual, dengan biaya rendah $950. Ini mematikan bahwa operator yang tidak bersedia bermain mengikuti aturannya hanya bisa membuka tidak lebih dari satu saluran. Setelah menyerahkan urusan keuangan yang stabil ke tangan Harry Sonnenborn yang ahli, Kroc mulai memperluas dan memprofesionalkan kerajaan industri yang sedang tumbuh ini. Di bawah konsepsinya yang baru, setiap pembeli franchise dan operator seperti seorang manajer pabrik. Karena mengetahui bahwa ukuran bagi kompleks industri yang maju adalah manajemen profesional, pada tahun 1961 Kroc meluncurkan satu program latihan-di restoran baru di Elk Grove Village, Illinoiss. Di sana, kelompok pelaksana melatih pembeli franchise dan operator dalam metode ilmiah mengelola McDonald’s yang sukses dan melatih mereka dalam ajaran kroc tentang Mutu, Pelayanan, Kebersihan dan Nilai. “Saya menaruh hamburger pada jalur perakitan,” Kroc suka mengatakan. Hamburger juga berisi laboratorium penelitian dan pengembangan untuk mengembangkan mekanisme memasak, membekukan, menyimpan, dan menyajikan. Di mana pun juga tidak ada dikotomi antara pengendalian pusat dan otonomi operasi yang lebih kentara daripada dalam iklan.<br />
Pada hari Natal akhir tahun 1950-an, Turner dan para manajer lainnya bisa berkeliling Chicago Loop dengan “Kereta Sinterklas,” sebuah truk eskrim yang diubah menjadi restoran drive-in McDonal’s yang beroda. Namun kendati sangat menyukai cara menjajakan barang dagangan model kini ini, McDonald’s tidak mempunyai strategi periklanan untuk seluruh perusahaan. Sebaliknya, ketika operator Minneapolis Jim Zein melihat penjualannya meledak pada tahun 1959 setelah memasang iklan radio, Kroc mendorong para operator untuk memanfaatkan gelombang udara dengan kampanye mereka sendiri. Iklan yang sukses membantu penggalakan pertumbuhan yang lebih besar. Dan pada tahun 1965, dengan 710 restoran McDonald’s tersebar dalam empat puluh empat negara bagian, $171 juta dalam penjualan, dan neraca yang relatif mantap, akhirnya McDonald’s mekar sepenuhnya. Perusahaan ini go public pada tanggal 15 April, tepat sepuluh tahun sampai ke harinya setelah Kroc membuka kedai Des Plaines, menjual 300.000 saham dengan harga per lembar $22,50. Banyak saham ini yang ditawarkan oleh Kroc, yang mengeruk uang $3 juta dalam penjualan. Kroc mengerahkan uang tunai ini untuk memperluas perusahaan dan melawan pesaing yang dengan cepat menyebar di mana-mana, sebab keberhasilan perusahaan telah melahirkan banyak imitasi yang berusaha memanfaatkan industrialisasi fast food yang semakin meningkat. Melalui pertumbuhan yang pesat dan iklan yang meluas, McDonald’s pada awal tahun 1970-an menjadi kongsi restoran fast food yang terbesar di seluruh negara dan sifat yang mudah dikenali dari lansekap budaya Amerika. Dan penguasa tertinggi McDonaldland, Ray Kroc, menjadi seorang tokoh yang bertingkat nasional. Pada tahun 1972, ketika lebih dari 2.200 saluran McDonald’s mengeruk penjualan $1 milyar,<br />
kroc menerima hadiah Horatio Alger dari Norman Vincent Peale.</p>
<p>Sementara nilai saham pemilikannya meningkat menjadi kira-kira $500 juta. Sementara produk McDonald’s menjadi makanan pokok Amerika, hal ini membangkitkan keinginan menyelidiki wartawan dan politikus pembaharuan yang suka mencari-cari kejelekan, raksasa industri profil tinggi Ray Kroc juga menarik perhatian dari banyak pihak. Sementara produk McDonald’s menjadi makanan pokok Amerika, hal ini membangkitkan sikap tinggi hati kaum elit industri makanan. Mimi Sheraton dari New york magazine menyatakan: “Makanan McDonald’s mengerikan secara tidak ketulungan, tanpa keindahan apa pun.” Para politikus juga memperhatikan. Pada tahun 1974, ketika nilai pasar perusahaan ini melampaui nilai U.S. Steel yang maju dengan lambat, Senator Lloyd Bentsen mengeluh: “Ada sesuatu yang tidak beres dengan ekonomi kita kalau pasar saham lebih banyak dalam hamburger dan lebih sedikit dalam baja.”</p>
<p>Banyak analis yang memandang pertumbuhan McDonald’s yang pesat sebagai hal yang tidak akan bisa dipertahankan. Tetapi Kroc merasa yakin bahwa perusahaan perlu terus berkembang supaya bisa bertahan hidup. “Saya tidak percaya dengan kejenuhan,” dia berkata. “Kami berpikir dan bicara dalam tingkat seluruh dunia.” Kroc membayangkan sebuah dunia yang di dalamnya 12.000 pasang Gerbang Lengkung Keemasan akan berdiri sebagai pos luar sebuah kerajaan perdagangan yang perkasa. Mendirikan pangkalan di ibu kota negara-negara Eropa baru permulaannya. Dengan berlalunya waktu sepuluh tahun, seribu restoran yang dibuka oleh perusahaan di luar negeri menggalakkan 27 persen tingkat pertumbuhan tahunan. Kongsi restoran ini begitu universal dikenal sebagai lambang usaha Amerika dan berpengaruh, sehingga ketika gerilyawan Marxis meledakkan sebuah restoran McDonald’s di San Salvador pada tahun 1979, mereka menyatakan bahwa tindakan teroris ini sebuah pukulan mematikan terhadap “imperialis Amerika.” “Walaupun McDonald’s mencapai sukes, dan kekayaan pribadinya mencapai $340 juta, dia selalu khawatir,”</p>
<p>Forbes menulis pada tahun 1975, “Kalau Kroc bepergian, dia bersikeras menyuruh sopirnya membawanya paling sedikit ke enam restoran McDonald’s untuk melakukan inspeksi kejutan.”. Walaupun dia membunuh persaingan, persaingan tidak membunuh Ray Kroc. Dia meninggal dunia dalam usia lanjut pada bulan Januari 1984, pada umur delapan puluh satu tahun, tepat sepuluh bulan sebelum McDonald’s menjual hamburger yang ke-50 milyar.<br />
Sampai pada tahun 2004, McDonald’s memiliki 30.000 rumah makan di seluruh dunia dengan jumlah pengunjung rata-rata 50.000.000 orang dan pengunjung per hari dan rumah makan 1.700 orang.</p>
<p>Lambang McDonald’s adalah dua busur berwarna kuning yang biasanya dipajang di luar rumah-rumah makan mereka dan dapat segera dikenali oleh masyarakat luas.</p>
<p>Restoran McDonald’s pertama di Indonesia terletak di Sarinah, Jakarta dan dibuka pada 23 Februari 1991:idea:. Berbeda dari kebanyakan restoran McDonald’s di luar negeri, McDonald’s juga menjual ayam goreng dan nasi di restoran-restorannya di Indonesia.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andyku.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andyku.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andyku.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andyku.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andyku.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andyku.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andyku.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andyku.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andyku.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andyku.wordpress.com/329/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andyku.wordpress.com&blog=3495008&post=329&subd=andyku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andyku.wordpress.com/2009/06/23/kisah-sukses-mcdonalds/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/131bb95564c2a9034fe7279c5d4209ba?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">andy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indonesia ICT Award</title>
		<link>http://andyku.wordpress.com/2009/06/15/indonesia-ict-award/</link>
		<comments>http://andyku.wordpress.com/2009/06/15/indonesia-ict-award/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 04:23:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[ICT]]></category>
		<category><![CDATA[INAICTA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andyku.wordpress.com/?p=327</guid>
		<description><![CDATA[Komunitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), sebagai penyelenggara Indonesia ICT Award (INAICTA) 2009, hari ini mengumumkan dimulainya penjurian offline&#8211;seleksi tahap awal yang dilakukan oleh Dewan Juri INAICTA 2009 yang terdiri dari para profesional di bidang TIK. Penjurian berlangsung selama satu hari penuh di Hotel Peninsula, Jakarta Barat.
&#8220;Jumlah peserta yang mendaftarkan diri pada INAICTA tahun ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andyku.wordpress.com&blog=3495008&post=327&subd=andyku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Komunitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), sebagai penyelenggara Indonesia ICT Award (INAICTA) 2009, hari ini mengumumkan dimulainya penjurian offline&#8211;seleksi tahap awal yang dilakukan oleh Dewan Juri INAICTA 2009 yang terdiri dari para profesional di bidang TIK. Penjurian berlangsung selama satu hari penuh di Hotel Peninsula, Jakarta Barat.</p>
<p>&#8220;Jumlah peserta yang mendaftarkan diri pada INAICTA tahun ini meningkat, baik secara kuantitas maupun kualitas,&#8221; kata Hari Sungkari, Ketua Penyelenggara INAICTA 2009. &#8220;Kita patut merasa bangga atas prestasi dan kreatifitas anak-anak bangsa Indonesia, karya-karya yang mereka daftarkan tidak kalah dengan hasil karya bangsa lain,&#8221; tambahnya lagi.<br />
<span id="more-327"></span><br />
Dari 662 peserta yang terdaftar mengikuti INAICTA 2009, penyelenggara telah menerima lebih dari 320 karya untuk masuk ke tahap seleksi awal yang berlangsung hari ini. Dewan juri yang berjumlah total 90 orang, akan menyaring seluruh karya secara offline untuk masuk ke tahap penjurian berikutnya. Pada tahap berikutnya, peserta yang lolos diwajibkan  melakukan presentasi hasil karyanya di hadapan Dewan Juri INAICTA 2009.</p>
<p>INAICTA 2009 merupakan gelaran ketiga yang mendapat dukungan penuh dari Departemen Komunikasi dan Informatika, dengan mengambil tema &#8216;Kreatifitas Digital untuk Membangun Bangsa&#8217;. Harapan dari ajang berskala nasional ini adalah menjadikan karya-karya TIK dalam negeri sebagai tuan rumah di negerinya sendiri dan mendorong para penciptanya menjadi pemain di industri global.</p>
<p>Yang lebih membuat ajang INAICTA kali ini lebih menarik adalah para pemenang tidak hanya memperoleh hadiah uang dan kesempatan mewakili Indonesia di ajang serupa di tingkat internasional seperti Asia Pacific ICT Award (APICTA), tetapi juga berkesempatan mengikuti program pendampingan bisnis kreatif berupa business coaching yang difasilitasi salah satu bank nasional.</p>
<p><strong>Tentang INAICTA</strong></p>
<p>INAICTA 2009 adalah ajang lomba karya cipta kretivitas dan inovasi bidang teknologi informasi dan telekomunikasi  berskala nasional tahun ketiga. Total hadiah untuk INAICTA 2009 adalah Rp 1 Milyar dan pemenang berpeluang mewakili Indonesia di ajang internasional.</p>
<p>Informasi lebih lengkap dan pendaftaran dapat dilihat di www.inaicta.web.id.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andyku.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andyku.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andyku.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andyku.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andyku.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andyku.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andyku.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andyku.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andyku.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andyku.wordpress.com/327/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andyku.wordpress.com&blog=3495008&post=327&subd=andyku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andyku.wordpress.com/2009/06/15/indonesia-ict-award/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/131bb95564c2a9034fe7279c5d4209ba?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">andy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siapa Mau Pinjaman Modal ?</title>
		<link>http://andyku.wordpress.com/2009/06/02/siapa-mau-pinjaman-modal/</link>
		<comments>http://andyku.wordpress.com/2009/06/02/siapa-mau-pinjaman-modal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 02:48:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman modal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andyku.wordpress.com/?p=324</guid>
		<description><![CDATA[Karena judul di atas, saya yakin tulisan saya ini langsung dibaca. Hahaha …. gotcha! Ya, siapa yg tidak mau menerima pinjaman modal. Saya saja yang nulis judul di atas ikutan kepengen. Kalau Anda pengusaha, pasti Anda pernah berusaha mendapatkan pinjaman untuk modal usaha Anda. Kalau pertanyaan diatas diajukan ke seluruh pengusaha di Indonesia bahkan dunia, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andyku.wordpress.com&blog=3495008&post=324&subd=andyku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Karena judul di atas, saya yakin tulisan saya ini langsung dibaca. Hahaha …. gotcha! Ya, siapa yg tidak mau menerima pinjaman modal. Saya saja yang nulis judul di atas ikutan kepengen. Kalau Anda pengusaha, pasti Anda pernah berusaha mendapatkan pinjaman untuk modal usaha Anda. Kalau pertanyaan diatas diajukan ke seluruh pengusaha di Indonesia bahkan dunia, sebagian besar pasti tunjuk jari. Termasuk saya.</p>
<p>Itulah mengapa dulu sewaktu saya bekerja di bank, problem saya bukan mencari siapa yang mau menerima pinjaman. Tapi mencari, siapa yang bisa mengembalikan pinjaman. Kalau yang mau banyaaak  yang bisa mengembalikan? Belum tentu &#8230;<br />
<span id="more-324"></span><br />
Kalau ditanya, Anda mau pinjaman modal ? Pasti kita langsung ngangguk pada detik pertama. Tapi kalau ditanya, Mengapa perlu pinjaman? Untuk apa pinjaman nya? Berapa besar? Berapa lama? Dari mana sumber pengembalian pinjaman nya? Nah, baru kita menelan ludah dan garuk-garuk kepala yang tidak gatal.</p>
<p>Karena sesungguhnya pinjam meminjam itu ada filosofinya. Ini yang jarang dikuasai orang. Tanpa memahami nya, memang pasti kita akan kesulitan menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar tadi. Ini yang ingin saya bicarakan.</p>
<p>Memahami <strong>Asset Conversion Cycle </strong></p>
<p>Untuk memudahkan pemahaman, kita pergunakan ilustrasi sederhana. Katakanlah saya memulai sebuah usaha dengan modal Rp. 1.5 juta. Saya ingin memproduksi dan menjual kaos saya sendiri. Maka modal tadi saya belikan bahan kaos sebesar Rp.1 juta dan membayar penjahit sebesar Rp.500 ribu. Jadilah 20 potong kaos yang saya jual di kios depan rumah saya, seharga Rp.100 ribu per potong.</p>
<p>Ketika saya baru memulai usaha, maka asset saya berupa Kas sebesar Rp.1.5 juta. Ketika saya membeli bahan kaos, maka sebagian asset saya mengalami konversi menjadi bahan baku sebesar Rp.1 juta, plus Rp.500 ribu terkonversi menjadi upah. Dan ketika saya memiliki 20 potong kaos siap jual, asset saya terkonversi menjadi bahan jadi. Bahan jadi ini ketika terjual, akan kembali menjadi Kas. Siklus dari kas menjadi bahan baku, kemudian menjadi barang jadi dan menjadi kas kembali, inilah yang disebut â€œAsset Conversion Cycleâ€.</p>
<p>Kalau siklus konversi asset berjalan sempurna, maka dari Kas awal Rp.1.5 juta, saya akan memiliki kas Rp. 2 juta dari penjualan 20 potong kaos. Yang Rp. 500 ribu adalah profit saya. Yang Rp. 1.5 juta dapat saya pergunakan kembali untuk memproduksi kembali 20 kaos. Demikian seterusnya. Setiap produksi, untung 500 ribu. Mudah bukan?</p>
<p>Mudah. Namun sayangnya itu hanya terjadi di dunia khayalan hahaha.</p>
<p>Dalam dunia nyata, kenyataanya bisa jadi Anda produksi 20 kaos, yang terjual hanya 15, 10 atau bahkan cuma 3. Sementara penjahit harus tetap Anda bayar. Bahan baku kaos juga harus sudah dibeli kembali. Sementara asset sudah berupa bahan jadi semua. Kalau sudah begini, Asset Conversion Cycle pun mandek, terhenti.</p>
<p>Atau saya perlu membeli mesin jahit, karena mesin jahit saat ini terlalu lamban. Maka saya perlu menyisihkan dana dari Kas. Tapi kalau saya investasikan kas saya, maka kas saya akan mandek dalam bentuk mesin jahit.</p>
<p>Atau mau contoh yg lebih happy problem ? Misalnya tiba-tiba saya memperoleh pesanan 100 buah kaos kampanye Capres. Kalau saya sanggupi jelas kas saya tidak akan mencukupi. Karena artinya saya harus sanggup memproduksi kaos 5 kali lipat dari kemampuan kas saya hari ini.</p>
<p>Dari skenario-skenario diatas, hasil akhirnya sama. Konversi kas yang tidak berjalan lancar. Kas yang sudah dikeluarkan tidak kembali menjadi kas. Dan karena Kas seperti darah bagi bisnis, maka bisnis kaos saya pun akan mulai kurang darah dan sakit-sakit-an.</p>
<p>Sound familiar? Welcome to the club, dan teruslah membaca tulisan ini.</p>
<p>Memahami <strong>Lending Rationale </strong></p>
<p>Mencari pinjaman modal. Adalah resep ampuh terhadap masalah konversi kas tadi. Benarkah? Belum tentu. Kalau masalah usaha kaos saya adalah pada kemampuan menjual, maka berapa pun kas yang disuntik ke usaha saya, hasil akhirnya akan sama. Konversi kas mandek. Malah, kini datang masalah baru, yaitu bagaimana mengembalikan pinjaman.</p>
<p>Tapi tentu saja ada skenario-skenario yang memang pinjaman kas akan sangat membantu. Skenario inilah yang menjadi alasan bank memberikan pinjaman. Jaman saya belajar perbankan dulu, disebut sebagai Lending Rationale, atau landasan pemikiran mengapa bank memberi pinjaman.</p>
<p>Secara umum ada 3 skenario lending rationale:</p>
<p>Pertama. <strong>Asset Conversion Lending</strong>. Atau pinjaman untuk menambah asset (kas) yang akan dikonversi. Misalnya usaha kaos saya yang rata-rata menjual 20 kaos per bulan. Karena menjelang lebaran atau menjelang kampanye Pilpres saya prediksikan ada peningkatan penjualan sebesar 100%. Maka saya perlu tambahan kas, untuk mengatasi fluktuasi kebutuhan kas yang sifatnya temporer ini.</p>
<p>Mengapa perlu pinjaman ini? Ya, karena kalau tidak kas saya tidak akan mencukupi untuk memenuhi lonjakan permintaan. Berapa besarnya? Ya, sesuai prediksi fluktuasi yang akan dialami. Darimana pengembaliannya? Dari selesai nya siklus konversi asset secara penuh, yaitu ketika barang jadi terjual dan kembali menjadi kas. Misalnya, ketika pesanan kaos pilpres saya dibayar.</p>
<p>Kedua. <strong>Cash Flow Lending</strong>. Untuk menyediakan cash jangka menengah panjang, untuk modal kerja permanen atau investasi. Misalnya, usaha kaos saya perlu membeli mesin jahit baru. Tidak mungkin saya penuhi dari modal awal saya yang cuma Rp.1,5 juta tadi. Tapi saya bisa mengambil pinjaman jangka menengah (misalnya 3 tahun) yang saya bayar dari cash flow usaha. Misalnya mencicil Rp.100 ribu per bulan, karena dari profit sebelumnya saya tahu saya memiliki kesanggupan membayar sebesar itu.</p>
<p>Mengapa perlu pinjaman ini? Untuk membiayai investasi jangka menengah. Berapa besarnya? Sesuai kebutuhan investasi dan kesanggupan membayar dari cash flow. Dari mana pengembaliannya? Dari operating cash flow yang berjalan.</p>
<p>Ketiga.<strong> Asset Protection Lending</strong>. Ini pinjaman untuk menjaga supaya asset (cash) saya tidak terkikis pertumbuhan usaha saya sendiri. Misalnya usaha saya tumbuh 10% per bulan, maka dengan sendiri nya setiap bulan saya perlu tambahan kas untuk menambah bahan baku dsb. Jika tidak, maka kas saya akan terkikis dan bisa-bisa meskipun usaha maju, saya cash-less.</p>
<p>Mengapa perlu pinjaman ini? Untuk memproteksi kas supaya sesuai dengan pertumbuhan usaha. Berapa besarnya? Sesuai dengan trend pertumbuhan. Dari mana pengembaliannya? Biasanya pembiayaan bersifat revolving dan evergreen.</p>
<p>Begitulah rationale atau landasan pemikiran pemberian pinjaman. Sebagai pelaku bisnis Anda tinggal menganalisa kira-kira usaha Anda sedang dalam situasi yang mana. Setelah paham situasi nya, baru diputuskan apakah pinjaman diperlukan. Dan kalau diperlukan pinjaman yang seperti apa. Bisnis adalah sesuatu yang masuk akal. Semua ada rationale nya.</p>
<p>Lho terus pinjaman yg ditawarkan di judul? Ya &#8230; kalau sudah tau ilmu nya Anda kan bisa ke bank &#8230; hehehe. Selamat mengajukan pinjaman !</p>
<p>by Fauzi Rachmanto</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andyku.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andyku.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andyku.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andyku.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andyku.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andyku.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andyku.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andyku.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andyku.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andyku.wordpress.com/324/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andyku.wordpress.com&blog=3495008&post=324&subd=andyku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andyku.wordpress.com/2009/06/02/siapa-mau-pinjaman-modal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/131bb95564c2a9034fe7279c5d4209ba?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">andy</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>